Tingkatkan Kompetensi Kegawatdaruratan, Mahasiswa Prodi D3 Kebidanan UNIB Ikuti Pelatihan Basic Obstetri Neonatal Life Support (BONeLS)

Tingkatkan Kompetensi Kegawatdaruratan, Mahasiswa Prodi D3 Kebidanan UNIB Ikuti Pelatihan Basic Obstetri Neonatal Life Support (BONeLS)

Bengkulu – Upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal kembali diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Basic Obstetri Neonatal Life Support (BONeLS) yang diselenggarakan oleh Inovasi Pelatihan Kesehatan Mandiri (IPKM) Bandung pada tanggal 19–21 November 2025 bertempat di The Madelin Hotel Bengkulu.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi klinis tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal secara cepat, tepat, dan sesuai standar prosedur operasional. BONeLS merupakan pelatihan berbasis praktik yang menekankan integrasi pengetahuan teoretis dengan keterampilan klinis melalui simulasi kasus dan skenario penanganan emergensi.

Hadir sebagai narasumber dan fasilitator tim instruktur berpengalaman dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan IPKM, yaitu Cici Sri Wahyuni (RSHS), Imas Maesaroh (RSHS), Anita Nurhayati (RSHS), Enah (RSHS), Aci (IPKM), Arfan Tinuntung (IPKM), Fadhlan Haffiyan (IPKM), dan Dewi R (IPKM). Para instruktur memberikan pembekalan materi sekaligus pendampingan praktik keterampilan klinis secara langsung.

Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi etika kebidanan dalam situasi kegawatdaruratan, Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), pencegahan dan pengendalian infeksi, penggunaan partograf dalam pemantauan persalinan, bantuan hidup dasar (BHD), penilaian dan penatalaksanaan awal kasus obstetri dan neonatal, penatalaksanaan persalinan dengan penyulit, hingga prosedur evakuasi dan transportasi pasien secara aman.
Dalam sesi praktik, peserta dilatih melakukan penilaian cepat (rapid assessment), stabilisasi awal, resusitasi dasar, serta koordinasi tim dalam sistem rujukan. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan clinical judgment, ketepatan pengambilan keputusan, dan kemampuan bekerja dalam tim multidisiplin.

Pelatihan BONeLS menjadi bagian penting dalam mendukung penurunan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan di lini pelayanan primer maupun rujukan. Dengan kompetensi yang terstandar, diharapkan peserta mampu memberikan asuhan yang responsif, aman, dan berbasis keselamatan pasien (patient safety).
Melalui kegiatan ini, IPKM Bandung menegaskan komitmennya dalam menyediakan pelatihan kesehatan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan praktik di lapangan, sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan dalam pelayanan obstetri dan neonatal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.