
Tingkatkan Kompetensi Kegawatdaruratan, HIMAKep Unib Gelar Kuliah Pakar Penatalaksanaan Sindrom Koroner Akut Fase Prehospital
Bengkulu – Himpunan Mahasiswa Keperawatan Universitas Bengkulu (HIMAKep Unib) menghadirkan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Sindrom Koroner Akut pada Fase Prehospital”. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran akademik bagi mahasiswa keperawatan untuk memperdalam pengetahuan dan meningkatkan pemahaman mengenai penanganan kegawatdaruratan kardiovaskular, khususnya sindrom koroner akut sebelum pasien mendapatkan penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami pentingnya pengenalan dini tanda dan gejala, penilaian kondisi pasien, serta tindakan awal yang tepat dalam mendukung keselamatan pasien.
Kuliah pakar ini menghadirkan Dr. Al Afik, S.Kep., Ns., M.Kep. sebagai pemateri dan Ns. Yusran Hasyimi, S.Kep., M.Kep., Sp.KMB. sebagai moderator. Materi yang disampaikan diharapkan memberikan wawasan mendalam mengenai prinsip penatalaksanaan sindrom koroner akut pada fase prehospital, termasuk pentingnya respons cepat, pengkajian awal, stabilisasi kondisi pasien sesuai kompetensi dan protokol yang berlaku, serta koordinasi dengan layanan kegawatdaruratan dan fasilitas kesehatan tujuan. Pembahasan ini relevan bagi mahasiswa keperawatan dalam mempersiapkan diri menghadapi situasi kegawatdaruratan yang membutuhkan ketepatan pengambilan keputusan, keterampilan klinis, dan kolaborasi antarprofesi.
Melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar ini, HIMAKep Unib turut mendukung penguatan budaya akademik dan pengembangan kompetensi mahasiswa keperawatan agar semakin siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang kegawatdaruratan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan teoretis mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan sikap tanggap, kritis, dan profesional dalam memberikan pelayanan keperawatan yang berorientasi pada keselamatan pasien. Kehadiran praktisi dan akademisi sebagai narasumber menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menghubungkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata dalam praktik pelayanan kesehatan.