Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Kegiatan Pelatihan Pembuatan Gel Aromaterapi Antinyamuk “Kelepelent” Pada Siswa Sma Plus Negeri 7 Bengkulu Oleh Tim Dosen Dan Mahasiswa Program Studi D3 Farmasi Universitas Bengkulu

Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Kegiatan Pelatihan Pembuatan Gel Aromaterapi Antinyamuk “Kelepelent” Pada Siswa Sma Plus Negeri 7 Bengkulu Oleh Tim Dosen Dan Mahasiswa Program Studi D3 Farmasi Universitas Bengkulu

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh tim dosen dan mahasiswa Prodi D3 Farmasi telah dilaksanakan pada hari Selasa, 26 Agustus 2025 di SMA Plus Negeri 7 Bengkulu. Kegiatan ini terselenggara dengan adanya Pendanaan PPM-WSK Universitas Bengkulu PNBP Kompetisi LPPM 2025.

Penyampaian Materi Sebelum Pelatihan Pembuatan Gel Aromaterapi Antinyamuk “Kelepelent”

Kegiatan ini dipandu oleh ibu Putri Mulia, M.Farm, selaku pembawa acara. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Waka Humas SMA Plus Negeri 7 Bengkulu, Ibu Salmeri Asrianengsi, M.Pd, pada kesempatannya beliau menyampaikan harapan kepada siswa siswinya sebagai peserta pelatihan untuk dapat menyerap ilmu dan hal-hal positif dari kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan.

Pelatihan Pembuatan Gel Aromaterapi Antinyamuk “Kelepelent”

Ketua tim pengabdian, ibu apt. Dwi Kurnia Putri, S.Farm., M.Si, juga menambahkan bahwa adanya pelatihan ini bertujuan untuk melatih siswa siswi untuk memanfaatkan minyak atsiri sebagai aromaterapi berbahan alami yang aman dan efektif sebagai antinyamuk. Hal ini diperlukan karena masalah gigitan nyamuk masih menjadi permasalahan utama di wilayah tropis, terkhusus Indonesia. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui inovasi produk sederhana.  Bentuk sediaan yang akan dibuat adalah gel dengan nama Gel Aromaterapi Antinyamuk “Kelepelent”.

Kegiatan selanjutnya adalah pemberian materi oleh bapak apt. Tri Danang Kurniawan, S.Si., M.Farm. Kegiatan selanjutnya adalah demonstrasi pembuatan gel aromaterapi yang langsung dipraktikkan oleh peserta pelatihan. Kegiatan ini juga dievaluasi melalui pretest sebelum kegiatan dan posttest setelah kegiatan untuk mengetahui pemahaman dan keterampilan peserta pelatihan.

Peserta pelatihan sangat bersemangat dan terlibat aktif berpartisipasi selama pelatihan. Pelaksanaan kegiatan ini, memberikan dampak positif kepada siswa siswi untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pengendalian nyamuk secara alami. Serta, meningkatkan keterampilan siswa siswi dalam membuat produk aromaterapi dengan memanfaatkan bahan-bahan alami dan lokal yang mudah diperoleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published.