Prodi S1 Kimia Universitas Bengkulu Gelar General Lecture Internasional tentang Daur Ulang Karet

Prodi S1 Kimia Universitas Bengkulu Gelar General Lecture Internasional tentang Daur Ulang Karet

Bengkulu – Program Studi S1 Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Bengkulu menyelenggarakan General Lecture internasional bertajuk “From Waste to Wealth: Rubber Recycling and the Applications” pada Kamis, 27 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 10.00 hingga 11.45 WIB dan diikuti oleh mahasiswa serta sivitas akademika yang memiliki ketertarikan pada bidang kimia, material, dan lingkungan.

Kuliah umum ini menghadirkan Dr. Sitisaidah Saiwari dari Prince of Songkla University, Thailand, sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, beliau membahas potensi pengolahan limbah karet menjadi produk bernilai tambah serta berbagai aplikasinya, sekaligus menekankan pentingnya inovasi berbasis sains dalam mendukung konsep keberlanjutan dan ekonomi sirkular. Kegiatan ini dimoderatori oleh Muhamad Alvin Reagen dari Universitas Bengkulu, yang memandu jalannya diskusi dan sesi tanya jawab dengan peserta.

General lecture ini diselenggarakan oleh Program Studi S1 Kimia FMIPA Universitas Bengkulu dengan dukungan FMIPA Universitas Bengkulu, serta dilaksanakan dalam kolaborasi dengan FMIPA Universitas Negeri Medan sebagai upaya memperkuat jejaring akademik dan kerja sama antar perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan lanjutan (advanced knowledge) terkait inovasi daur ulang karet dan peluang penerapannya di berbagai bidang, serta mendapatkan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Program Studi S1 Kimia Universitas Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik berskala nasional dan internasional guna meningkatkan wawasan global, kompetensi mahasiswa, serta kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu kimia dan aplikasinya bagi masyarakat. [Vicka Andini]

Leave a Reply

Your email address will not be published.