Perdalam Inovasi Lingkungan, Prodi D3 Laboratorium Sains Gali Ilmu di Pustek Limbah

Perdalam Inovasi Lingkungan, Prodi D3 Laboratorium Sains Gali Ilmu di Pustek Limbah

Melanjutkan rangkaian agenda kunjungan ilmiah (field trip), Program Studi D3 Laboratorium Sains Universitas Bengkulu kembali melaksanakan kegiatan edukatif yang berfokus pada kelestarian lingkungan. Kali ini, rombongan bertolak menuju Pusat Teknologi Limbah (Pustek Limbah) pada Selasa, 21 April 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian penting dari penguatan kompetensi praktis mahasiswa ini dihadiri langsung oleh Koordinator Program Studi (Kaprodi) D3 Laboratorium Sains, jajaran dosen pendamping, serta seluruh mahasiswa aktif D3 Laboratorium Sains.

Berbeda dengan kunjungan laboratorium formal sebelumnya, agenda di Pustek Limbah ini dikemas secara interaktif dengan menggabungkan sesi pematerian semi-terbuka dan diskusi mendalam mengenai pengelolaan limbah berbasis komunitas dan teknologi tepat guna.

Sesi Edukasi Interaktif dan Diskusi Lapangan

Bertempat di ruang pertemuan inklusif yang dikelilingi perpustakaan mini dan fasilitas edukasi, para mahasiswa tampak antusias mendengarkan paparan dari instruktur ahli Pustek Limbah. Pemateri yang mengenakan pakaian kasual merah menjelaskan secara gamblang mengenai siklus pengelolaan limbah, pentingnya pemilahan sampah dari hulu, hingga pemanfaatan teknologi ramah lingkungan yang dapat diimplementasikan pada skala laboratorium maupun industri kecil.

Dalam sesi ini, mahasiswa tidak hanya bertindak sebagai pendengar, melainkan aktif terlibat dalam sesi tanya jawab seputar tantangan nyata penanganan limbah berbahaya. Diskusi hangat ini membuka wawasan baru bagi calon laboran mengenai tanggung jawab besar ekologis yang menyertai profesi mereka di masa depan.

Menumbuhkan Kesadaran Ekologis Calon Laboran

Koordinator Program Studi D3 Laboratorium Sains menyampaikan bahwa kegiatan field trip hari kedua ini sengaja diarahkan ke Pustek Limbah untuk menanamkan mindset green laboratory (laboratorium hijau) kepada mahasiswa sejak dini. Seorang teknisi laboratorium yang handal tidak hanya dituntut menguasai teknik pengujian dan analisis di dalam ruangan, tetapi juga wajib memahami ke mana sisa-sisa zat kimia atau material uji tersebut bermuara agar tidak merusak ekosistem.

Kegiatan kunjungan ilmiah ini diakhiri dengan sesi foto bersama di area terbuka hijau Pustek Limbah. Raut wajah ceria dan penuh semangat dari para mahasiswa, dosen, serta pemateri tampak menghiasi dokumentasi akhir acara, menandai suksesnya agenda field trip tahun ini dalam mencetak lulusan yang cerdas, terampil, dan peduli lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *