
Dosen Prodi D3 Farmasi Universitas Bengkulu Ikuti Pelatihan Penguji OSCE UKMPDFI di Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Dalam rangka meningkatkan mutu pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Diploma Farmasi (UKMPDFI), Program Studi D3 Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Bengkulu mengutus 13 dosen, diantaranya 8 dosen D3 Farmasi dan 5 dosen S1 Farmasi untuk mengikuti Pelatihan Penguji OSCE UKMPDFI yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI) Regional 2. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di Poltekkes Kemenkes Bengkulu ini merupakan tindak lanjut dari Surat Undangan APDFI Regional 2 Nomor 001/APDFI-REG2/IV/2026 tanggal 30 April 2026, yang mengharuskan setiap institusi menyiapkan penguji OSCE yang tersertifikasi guna menjamin mutu pelaksanaan uji kompetensi secara objektif dan terstruktur.
Pelatihan ini dilaksanakan secara hybrid dengan jadwal pelatihan daring pada 2 Mei 2026 dan praktik hands-on di OSCE Center yang telah ditetapkan di berbagai wilayah termasuk Bengkulu, Palembang, Padang, dan Medan. Praktik hands-on di OSCE Center wilayah Bengkulu dilaksanakan pada 13 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini diawali dengan registrasi peserta pada pukul 08.00 WIB, dilanjutkan dengan pembukaan, doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara inti dimulai dengan sambutan sekaligus pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sesi persamaan persepsi agar seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan OSCE sebagai uji kompetensi. Setelah itu, peserta mengikuti tiga sesi materi berturut-turut yang membahas secara mendalam tentang OSCE sebagai uji kompetensi, mulai dari konsep dasar hingga teknis pelaksanaannya, dengan jeda coffee break dan ISHOMA pada pukul 11.00 hingga 11.30 WIB.
Memasuki sesi siang setelah istirahat makan siang, pelatihan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai standar setting nilai batas lulus, yang menjadi komponen krusial dalam menentukan kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi evaluasi kegiatan OSCE bersama mahasiswa dan refleksi kegiatan sebagai bahan perbaikan ke depan. Rangkaian acara ditutup pada pukul 16.00 WIB. Materi yang disampaikan oleh narasumber mencakup pemahaman komprehensif tentang OSCE sebagai alat ukur capaian kompetensi mahasiswa secara objektif dan terstruktur, teknik penilaian, penyamaan persepsi antar penguji, serta simulasi pelaksanaan ujian sesuai dengan standar nasional yang tertuang dalam Petunjuk Teknis (Juknis) Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Vokasi Farmasi (UKOMNAS-PDVF) 2026.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Prodi D3 Farmasi FMIPA Universitas Bengkulu semakin siap untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan UKMPDFI dan berkontribusi dalam menghasilkan lulusan tenaga vokasi farmasi yang kompeten, profesional, serta mampu memberikan pelayanan kefarmasian yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Ke depan, prodi berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dosen melalui berbagai pelatihan dan pengembangan profesional guna mendukung tercapainya visi dan misi institusi dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global. (pmu)